papuabarat.tagarutama.com, Fakfak – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat Muhammadiyah melalui kegiatan pendampingan penjaminan mutu pendidikan majelis dikdasmen pimpinan pusat Muhammadiyah yang berlangsung di MTs Muhammadiyah Fakfak, Jalan La Tonde Raya, Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan dua perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni Abdulah Mukti dan Agus Sutoyo, yang memberikan arahan langsung kepada satuan pendidikan Muhammadiyah di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Syamsul Inay, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PWM Papua Barat Aryanto Mumuan, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Fakfak Karim Abdul Rohman bersama jajaran pengurus lainnya. Hadir pula Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Fakfak, para kepala sekolah, serta guru dari berbagai amal usaha pendidikan seperti MTs Muhammadiyah, MTs Tahfidz Muhammadiyah, MI Muhammadiyah, hingga TK ABA.
Dalam suasana hangat, Syamsul Inay membuka sambutannya dengan nada ringan namun penuh makna, menyinggung peran penting organisasi perempuan dalam kemajuan persyarikatan.
“Di mana ada ‘Bunda Aisyiyah’, biasanya Muhammadiyah di daerah itu berkembang dengan baik,” ujarnya disambut senyum peserta.
Ia menegaskan bahwa penguatan Muhammadiyah di Papua Barat harus difokuskan pada beberapa wilayah strategis.
“Kita ingin Muhammadiyah benar-benar maju di Papua Barat, khususnya di Fakfak dan Teluk Bintuni. Ini menjadi titik penting pengembangan ke depan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syamsul juga mengungkapkan rencana pengembangan amal usaha pendidikan di wilayah lain sebagai bagian dari ekspansi kualitas dan layanan pendidikan Muhammadiyah.
“Dalam waktu dekat, kami akan meresmikan SMA Konservasi Muhammadiyah di Manokwari sebagai bentuk inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan daerah,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah guna memperkuat keberadaan lembaga pendidikan Muhammadiyah.
“Sinergi dengan kepala daerah sangat penting. Kita harus aktif menjalin komunikasi dengan bupati maupun pimpinan daerah agar program pendidikan bisa berjalan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, kegiatan pendampingan mutu ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sistem pendidikan Muhammadiyah di Fakfak, mulai dari tata kelola sekolah hingga peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Dengan dukungan lintas struktur organisasi, diharapkan sekolah-sekolah Muhammadiyah mampu berkembang menjadi lembaga unggulan yang berdaya saing tinggi di Papua Barat. (TU.01)










