Pala Tomandin Fakfak Tampil di UMKM EXPO(RT) 2025, Perluas Akses Pasar Global

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 03:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk turunan pala yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang menghasilkan makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan.

Produk turunan pala yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang menghasilkan makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan.

papuabarat.tagarutama.com, Jakarta – Produk unggulan Kabupaten Fakfak, Pala Tomandin, kembali menunjukkan potensinya di kancah internasional melalui ajang UMKM Expo(RT) Ke-6 Tahun 2025 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jakarta. Acara yang digelar pada 31 Januari hingga 2 Februari 2025 ini didukung penuh oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai sponsor utama.

Mengusung tema “Broadening MSME’s Global Outreach”, pameran ini menjadi bukti komitmen BUMN dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global.

Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI, Amam Sukriyanto, saat membuka acara menegaskan bahwa BRI berupaya memberikan akses yang lebih luas bagi UMKM Indonesia agar bisa menembus pasar ekspor.

“Pameran ini adalah bentuk nyata dukungan kami kepada UMKM agar produk unggulan daerah seperti Pala Tomandin Fakfak semakin dikenal di tingkat internasional. Dengan kualitas yang terus ditingkatkan, produk-produk lokal dapat bersaing di pasar global,” ujarnya.

Acara ini menghadirkan hampir 1.000 UMKM dan eksportir yang memamerkan berbagai produk unggulan dari seluruh Indonesia. Para peserta memiliki kesempatan untuk bertemu dengan calon pembeli internasional, menjalin kemitraan bisnis, serta memperluas jaringan distribusi produk mereka.

Baca Juga :  Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Salah satu peserta pameran, Papua Global Spices (PGS) Fakfak, turut hadir bersama Tim BRI Pusat, Bea Cukai Pusat, dan Kepala Bea Cukai Fakfak untuk memperkenalkan Pala Tomandin Fakfak kepada pasar yang lebih luas.

Direktur PGS Fakfak, Sofia Ekawati, menyatakan bahwa Pala Tomandin kini telah menembus pasar ekspor, khususnya ke China.

“Permintaan Pala Tomandin di China cukup tinggi, terutama untuk industri makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan. Mereka selalu mencari bahan baku berkualitas, dan ini menjadi peluang besar bagi kita untuk terus menjaga standar produk agar tetap kompetitif di pasar global,” jelasnya.

Sebagai salah satu rempah khas Papua Barat, Pala Tomandin Fakfak memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti minyak esensial, produk kecantikan, suplemen kesehatan, hingga bahan baku kuliner premium.

Baca Juga :  Optimalkan PAD, Fakfak Andalkan Pala Tomandin di Tengah Pemangkasan Dana Transfer

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan apresiasi kepada Papua Global Spices yang secara konsisten mempromosikan Pala Tomandin Fakfak dan membuka peluang bisnis di pasar global.

“Kami terus mendukung upaya ekspor ini dengan membangun komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan pemerintah pusat. Kolaborasi ini adalah kunci utama untuk meningkatkan nilai tambah Pala Tomandin serta kesejahteraan petani pala di Fakfak,” ungkap Widhi.

Menurutnya, untuk memperluas akses pasar, diperlukan kerja sama erat antara distributor, eksportir, perusahaan pemasaran dan branding, serta petani dan produsen pala. Selain itu, peningkatan kualitas produk dan diversifikasi olahan pala menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing di pasar global.

Dengan kehadiran Pala Tomandin Fakfak dalam UMKM Expo(RT) 2025, diharapkan produk rempah khas Papua Barat ini semakin dikenal luas dan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen rempah-rempah berkualitas dunia. (TU.01)

Baca juga : Konsep 1 Kampung 1 Produk, Strategi Pengembangan Ekonomi Kampung Saharey

Follow WhatsApp Channel papuabarat.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menbud–Dubes Jerman Bahas Pembaruan Kerja Sama Budaya dan Repatriasi Fosil Sangiran
Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP di Empat DOB Tanah Papua
Pemerintah Mulai Groundcheck 11 Juta Data PBI-JKN, Muhaimin: Harus Tepat Sasaran
Jelang Ramadhan, Wamen HAM Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Tragedi Mei 1998
Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan
Billy Mambrasar Putra Papua Pertama di Dewan Komisaris PT Taspen
Saksi Sebut Ada Tekanan Permintaan Rp 2 Miliar dalam Kasus Izin TKA Kemnaker
Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:45 WIT

Menbud–Dubes Jerman Bahas Pembaruan Kerja Sama Budaya dan Repatriasi Fosil Sangiran

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:48 WIT

Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP di Empat DOB Tanah Papua

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:01 WIT

Pemerintah Mulai Groundcheck 11 Juta Data PBI-JKN, Muhaimin: Harus Tepat Sasaran

Senin, 16 Februari 2026 - 19:12 WIT

Jelang Ramadhan, Wamen HAM Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Tragedi Mei 1998

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:18 WIT

Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan

Berita Terbaru