Karang Taruna Saharey Bertekad Jadikan Kampung Saharey sebagai Permukiman Kampung Pinang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 06:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pemuda Kampung Saharey, Iwan Manggawa bersama karang taruna saharey di fasilitasi oleh Dinas Perkebunan berupaya mewujudkan Kampung Saharey sebagai Permukiman Kampung Pinang. Langkah awal yang dilakukan, penanaman sebanyak 300 pohon pinang di sepanjang jalan lingkungan permukiman Kampung Saharey.

Ketua Pemuda Kampung Saharey, Iwan Manggawa bersama karang taruna saharey di fasilitasi oleh Dinas Perkebunan berupaya mewujudkan Kampung Saharey sebagai Permukiman Kampung Pinang. Langkah awal yang dilakukan, penanaman sebanyak 300 pohon pinang di sepanjang jalan lingkungan permukiman Kampung Saharey.

papuabarat.tagarutama.com, Fakfak – Karang Taruna Kampung Saharey menunjukkan komitmen kuat dalam pemberdayaan pemuda dan pengembangan ekonomi lokal dengan mencanangkan inisiatif menjadikan Kampung Saharey sebagai Permukiman Kampung Pinang. Sebagai langkah awal, mereka menanam sebanyak 300 pohon pinang di sepanjang jalan lingkungan permukiman Kampung Saharey, Distrik Fakfak Timur, dengan luas sekitar 0,5 hektare.

Ketua Pemuda Kampung Saharey, Iwan Manggawa, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Karang Taruna untuk mengembangkan potensi lokal selain pala, yang selama ini menjadi komoditas utama Fakfak.

“Kami ingin mengoptimalkan sumber daya yang ada dan menjadikan pinang sebagai komoditas unggulan Kampung Saharey. Jika tanaman ini berhasil tumbuh dan berbuah, maka masyarakat bisa menikmati pinang secara gratis untuk konsumsi pribadi, sekaligus bisa menjualnya ke kampung sekitar atau pembeli lain yang membutuhkan,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Apel Pagi Terakhir, Bupati Untung Tamsil Pamit dengan Harapan dan Pesan untuk Pemimpin Baru

Ia juga mengapresiasi respon cepat dari Dinas Perkebunan Fakfak yang mendukung penuh upaya ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perkebunan Fakfak yang telah merespons permohonan kami dan bersama-sama merencanakan penanaman pinang di sepanjang koridor jalan kampung. Kami berharap ke depan tanaman ini bisa menjadi investasi ekonomi baru bagi masyarakat Kampung Saharey,” tambahnya.

Baca juga : Dinas Perkebunan Fakfak Maksimalkan Produktivitas Pala Tomandin dengan Tiga Jenis Pupuk Unggulan

Dalam kegiatan penanaman ini, Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, turut hadir dan menyerahkan bibit pinang dari stok tahun 2024. Menurutnya, inisiatif Karang Taruna ini selaras dengan program Gerakan Tanam Kebun (GERTAK Fakfak) yang bertujuan mengoptimalkan lahan produktif, termasuk di permukiman.

Baca Juga :  Fakfak Berbagi Rahasia Sukses Pala Tomandin, Teluk Bintuni Siap Menyusul

“Pinang bukan hanya tanaman bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga memiliki nilai budaya yang erat dengan kehidupan masyarakat setempat. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan fasilitasi, edukasi, dan pendampingan agar tanaman ini bisa berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Widhi.

Menutup kegiatan ini, Dinas Perkebunan Fakfak juga menyerahkan bantuan berupa peralatan penyiraman, pupuk, dan dana pemeliharaan sebagai bagian dari dukungan terhadap kelompok Karang Taruna Saharey dalam menjaga dan merawat tanaman pinang agar bisa tumbuh optimal. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papuabarat.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi
Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni
Ratusan Warga Adat Bubarkan Sosialisasi Perusahaan Sawit di Sorong Selatan
6 Gubernur Tanah Papua Deklarasi Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan
Ratusan Ikan Ditemukan Mati di Sungai Klafdalim–Klasoh, Warga Moi Sigin Desak Pemerintah Periksa Sungai

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WIT

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:08 WIT

Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:08 WIT

Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:50 WIT

bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Berita Terbaru