Jaga Tanaman Lestari, Selamatkan Lingkungan Fakfak: Dinas Perkebunan Imbau Warga Tak Cabut Tanaman Reklamasi Thumburuni

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pemasangan Himbauan masyarakat Fakfak untuk tidak mencabut atau memindahkan tanaman pelestarian yang telah ditanam di kawasan reklamasi Thumburuni.

Foto. Pemasangan Himbauan masyarakat Fakfak untuk tidak mencabut atau memindahkan tanaman pelestarian yang telah ditanam di kawasan reklamasi Thumburuni.

papuabarat.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan mengimbau masyarakat untuk tidak mencabut atau memindahkan tanaman pelestarian yang telah ditanam di kawasan reklamasi Thumburuni, Fakfak. Tanaman-tanaman tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama di wilayah pesisir yang rawan abrasi dan perubahan kondisi tanah.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmorojati, ST, MT, menegaskan bahwa keberadaan tanaman perkebunan lestari merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam Fakfak.

“Tanaman ini bukan sekadar penghijauan, tapi bagian dari upaya nyata kita untuk melestarikan lingkungan hidup Fakfak. Kami berharap tidak ada lagi warga yang mencabut atau memindahkan tanaman pelestarian ini,” ujar Widhi.

Baca Juga :  Relawan Rumah Zakat Fakfak Gelar Gema Bersih Hati di Masjid Jabal Nur

Ia menambahkan, masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan penanaman bisa langsung menghubungi Dinas Perkebunan. Pemerintah siap mendukung melalui program ‘Satu Rumah Satu Pohon Komoditas’, sebagai langkah sederhana namun berdampak besar bagi masa depan lingkungan.

“Kalau ingin menanam, silakan minta langsung ke Dinas Perkebunan. Kami akan antar bibitnya sampai ke lokasi. Cukup kirim pesan WhatsApp disertai KTP dan koordinat lokasi, atau datang langsung ke kantor, kami bantu dengan bibit dan pendampingan teknis,” jelasnya.

Baca Juga : Panen Bersama Kelompok Samai Sekru Tuare, Wujud Apresiasi untuk Petani Penjaga Mutu Pala Fakfak

Lebih lanjut, Widhi menuturkan bahwa penanaman tanaman pelestarian di kawasan reklamasi Thumburuni merupakan bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang memperkuat fungsi kawasan sebagai pelindung alami. Langkah ini juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga bumi Mbaham Matta agar tetap hijau dan produktif.

Baca Juga :  Investor Korea Lirik 20 Ribu Ha Lahan Bomberay, Fakfak Siap Jadi Sentra Perkebunan Baru

“Menjaga satu tanaman berarti menjaga masa depan lingkungan Fakfak. Mari kita rawat bersama agar daerah ini tetap hijau, aman, dan lestari,” tutupnya.

Melalui imbauan ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh untuk ikut melindungi tanaman perkebunan lestari karena menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban bersama seluruh warga Fakfak. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papuabarat.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru