papuabarat.tagarutama.com, Manokwari – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) menggelar agenda penting dalam rangka transformasi kualitas akademik tenaga pendidik. Kegiatan bertajuk “Penguatan Kompetensi Dosen melalui Pengimbasan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Deep Learning” ini dilaksanakan pada Rabu (25/02/2026).
Acara yang dipusatkan di Aula Gedung B Kampus UMPB, Jalan Arfai Raya 1, Kabupaten Manokwari ini, dihadiri oleh seluruh jajaran dosen di lingkungan FKIP. Dekan FKIP UMPB, Mokhammad Dedi Penta Putra, menegaskan bahwa penguasaan teknologi dan metodologi mutakhir adalah harga mati bagi pendidik masa kini. Dalam pandangan visionernya, beliau menekankan bahwa dosen bukan sekadar penyampai informasi, melainkan arsitek peradaban.
“Kita tidak sedang sekadar menyusun modul, kita sedang membangun fondasi peradaban melalui kurikulum yang adaptif. Deep Learning bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana kita menyentuh kedalaman berpikir mahasiswa agar mereka mampu menjawab tantangan zaman yang kian kompleks. Inovasi ini adalah komitmen FKIP UMPB untuk memastikan bahwa dari tanah Papua, lahir generasi-generasi emas yang memiliki kedaulatan intelektual,” tegas Dedi.
Senada dengan hal tersebut, Syahira, M.Pd., salah satu dosen yang hadir sebagai peserta, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis fakultas ini. Menurutnya, pemahaman mengenai Deep Learning sangat krusial bagi dosen di era transformasi digital.
“Kegiatan ini sangat mencerahkan. Sebagai pendidik, kami dituntut untuk tidak hanya sekadar memberikan materi, tetapi bagaimana menyusun modul yang mampu memicu daya kritis dan pemahaman mendalam mahasiswa. Dengan modul berbasis Deep Learning ini, kami optimis proses belajar mengajar di kelas akan jauh lebih interaktif dan bermakna,” ungkap Syahira.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT ini berlangsung secara intensif. Para dosen dibekali teknik penyusunan modul yang mampu menstimulasi kognitif mahasiswa secara mendalam, melampaui batas-batas pembelajaran konvensional.
Melalui penguatan kompetensi ini, FKIP UMPB membuktikan komitmennya untuk terus menjadi pusat keunggulan (center of excellence) pendidikan di Provinsi Papua Barat, sekaligus mempererat sinergi antar-dosen dalam menciptakan ekosistem belajar yang modern, progresif, dan penuh kekompakan. [Rilis]









