Dinas Perkebunan Fakfak Bersama Bank Papua Siap Launching Retribusi Komoditas Pala

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 02:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT, bersama kepala PT. Bank Papua cabang Fakfak, Dedy Iskandar, dan Kepala Departemen Pemasar Kredit Siti Ulfa Hegemur mengadakan pertemuan guna membahas agenda Launching Retribusi Pala sebagai langkah konkret untuk menjawab tantangan peningkatan PAD Kabupaten Fakfak

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT, bersama kepala PT. Bank Papua cabang Fakfak, Dedy Iskandar, dan Kepala Departemen Pemasar Kredit Siti Ulfa Hegemur mengadakan pertemuan guna membahas agenda Launching Retribusi Pala sebagai langkah konkret untuk menjawab tantangan peningkatan PAD Kabupaten Fakfak

papuabarat.tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendukung program strategis daerah, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak yang didukung oleh PT. Bank Papua Cabang Fakfak akan meluncurkan Retribusi Daerah Komoditas Unggulan Pala Fakfak pada Kamis, 15 Mei 2025 mendatang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Quick Wins dalam 100 hari kerja Bupati Fakfak melalui visi misi Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat), yang fokus pada pelayanan dasar, peningkatan investasi, dan penguatan PAD melalui sektor unggulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT, membenarkan agenda ini usai mengadakan pertemuan dengan Kepala Bank Papua Fakfak.

“Launching retribusi ini adalah langkah konkret untuk menjawab tantangan peningkatan PAD sekaligus penguatan tata kelola komoditas pala. Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan berjalan transparan, terstruktur, dan melibatkan seluruh pihak terkait,” ungkap Widhi, Rabu (7/5).

Baca Juga : Jaga Mutu dan Citra Pala Tomandin, Dinas Perkebunan dan MPIG-PTF Sebar Pamflet Edukatif ke Pelaku Usaha

Kegiatan launching ini akan dihadiri oleh sedikitnya 100 peserta yang terdiri dari eksportir, pelaku usaha grosir antar pulau, pekebun dan petani blok penghasil, penangkar bibit pala, pengepul, pemerhati pala, Tim Brigade Pala, serta perwakilan MPIG-PTF (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tunggal Fakfak).

Baca Juga :  Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Widhi juga menambahkan bahwa momen ini menjadi bagian dari laporan capaian Dinas Perkebunan dalam mengintervensi dua dari sembilan program strategis daerah, yakni Program Pala Unggul dan Program Distrik Berdaya, yang bertujuan mewujudkan konsep Satu Kampung/Satu Distrik Satu Produk.

Sebagai bentuk keseriusan, Dinas Perkebunan telah menyiapkan berbagai instrumen penting agar pelaksanaan pemungutan retribusi dapat berjalan lancar. Di antaranya adalah penyusunan regulasi dan legalitas, surat edaran tarif resmi, SOP pemungutan dan penyetoran langsung oleh pelaku usaha, hingga pelaksanaan uji coba sistem dan pengawasan.

Baca Juga :  Tiongkok Minati Pala Tomandin, Pelaku Usaha Fakfak Didorong Tingkatkan Mutu Ekspor

“Kami ingin ketika launching dilakukan, sistem sudah langsung berjalan. Jika pun ada kekurangan, sifatnya hanya teknis dan bisa segera diperbaiki,” tegas Widhi.

Sementara itu, Kepala PT. Bank Papua cabang Fakfak, Dedy Iskandar, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun bersama Pemerintah Daerah Fakfak.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan berharap bisa menghadirkan jajaran Direksi dan Komisaris Utama PT. Bank Papua pada acara launching nanti. Kami siap bersinergi dalam mendukung program strategis daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi melalui komoditas unggulan seperti pala,” ujar Dedy.

Kegiatan launching ini juga direncanakan menjadi ruang dialog dan temu bisnis antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha untuk membicarakan investasi pala ke depan, termasuk akses keuangan dan pembiayaan.

Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, diharapkan peluncuran retribusi pala ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi berbasis komoditas unggulan lokal yang berkelanjutan. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel papuabarat.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah
Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIT

Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT