20 Calon Anggota KPU Papua Barat Lolos Seleksi Tertulis dan Psikologi, Siap Jalani Tahap Berikutnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 08:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers oleh Tim Seleksi Calon Anggota KPU Papua Barat.

Konferensi Pers oleh Tim Seleksi Calon Anggota KPU Papua Barat.

papuabarat.tagarutama.com, Manokwari – Sebanyak 20 dari 60 calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat periode 2025–2030 berhasil melaju ke tahapan seleksi berikutnya setelah dinyatakan lolos seleksi tertulis dan psikologi. Proses ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi yang diselenggarakan secara ketat dan transparan oleh Tim Seleksi (Timsel) KPU Papua Barat.

Ketua Timsel KPU Papua Barat, Mohamad Jen Wajo, mengungkapkan bahwa para peserta yang lolos berhak mengikuti seleksi kesehatan dan wawancara yang akan digelar pada pertengahan Juni.

“Seleksi kesehatan akan berlangsung pada 16 hingga 17 Juni 2025 di RSUD Papua Barat (RS Dimara) Manokwari. Sementara itu, seleksi wawancara dijadwalkan pada 18 hingga 20 Juni 2025,” jelas Jen Wajo, Jumat (13/6/2025).

Ia menambahkan, hasil seleksi tertulis dan psikologi dikategorikan ke dalam tiga kelompok berdasarkan akumulasi nilai, yaitu direkomendasikan, dipertimbangkan, dan tidak direkomendasikan.

“Peserta yang direkomendasikan langsung melaju ke tahap selanjutnya. Sedangkan yang masuk kategori dipertimbangkan, kami lakukan pemeringkatan berdasarkan nilai tertulis, baik pilihan ganda maupun esai. Jika tidak direkomendasikan, maka dinyatakan gugur,” tegasnya.

Baca Juga :  Dukung Pekebun Fakfak, Kemitraan Strategis Dinas Perkebunan Fakfak dan PT. Rimbun Sawit Papua Salurkan 500 Kg Pupuk

Sekretaris Timsel, Mervin Arison Asmuruf, menjelaskan bahwa dari total 60 calon, hanya 58 orang yang hadir mengikuti seleksi karena dua peserta berhalangan.

“Dari hasil penilaian, tujuh orang dinyatakan direkomendasikan, 22 dipertimbangkan, dan 29 tidak direkomendasikan. Setelah dilakukan pemeringkatan terhadap 22 peserta yang dipertimbangkan, hanya 13 dengan nilai tertinggi yang lolos. Jadi, total 20 orang berhak lanjut ke tahap berikut,” ujar Mervin.

Baca Juga : Sinergi dan Transparansi, Pemkab Fakfak Salurkan Hibah Melalui NPHD 2025

Ia juga merinci latar belakang para peserta yang lolos. Dari 20 nama tersebut, lima orang merupakan penyelenggara pemilu aktif, enam adalah mantan penyelenggara, dan sembilan lainnya berasal dari kalangan non-penyelenggara.

Mervin menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas. Sebagai bentuk komitmen, seluruh anggota Timsel telah menandatangani pakta integritas sebelum proses seleksi dimulai.

Baca Juga :  Sejarah Islam di Papua: Penetapan Waktu, Tempat, dan Tokoh Pembawa Agama Islam ke Tanah Papua

“Integritas kami sebagai Tim Seleksi dipertaruhkan dalam proses ini. Kami tidak main-main karena sebelumnya juga sudah beberapa kali terlibat dalam seleksi penyelenggara pemilu,” tegasnya.

Berikut 20 nama calon anggota KPU Provinsi Papua Barat periode 2025–2030 yang berhasil lolos seleksi tertulis dan psikologi:

  1. Abdon Retraubun
  2. Abdul Muin Salewe
  3. Abraham Ramandei
  4. Adi Murat
  5. Anggrana Lapudooh
  6. Aristanto
  7. Berthy Leleulya
  8. Chandra Kirana
  9. Christine Ruth Rumkabu
  10. Eko Priyo Utomo
  11. Endang Wulansari
  12. Enggelina Monika Sauyai
  13. Fahri Rafli
  14. Fheni Rhafina Ursula Uswanas
  15. Francis Edward Makabory
  16. Hasanudin Rettob
  17. Ibnu Mas’ud
  18. Mus Mualim
  19. Roberth B. Yumame
  20. Talib Ali Fidmatan

Proses seleksi calon anggota KPU ini akan terus berlanjut hingga terpilih lima komisioner definitif yang akan memimpin penyelenggaraan pemilu di Papua Barat untuk periode lima tahun ke depan. (TU.03)

Follow WhatsApp Channel papuabarat.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi
Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni
Ratusan Warga Adat Bubarkan Sosialisasi Perusahaan Sawit di Sorong Selatan
6 Gubernur Tanah Papua Deklarasi Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan
Ratusan Ikan Ditemukan Mati di Sungai Klafdalim–Klasoh, Warga Moi Sigin Desak Pemerintah Periksa Sungai

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WIT

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:08 WIT

Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:08 WIT

Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:50 WIT

bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Berita Terbaru