1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Dipasang di Pasar dan Sentra Pala, Perkuat Edaran Bupati Tertibkan Tata Kelola Pala Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perkebunan Widhi Asmoro Jati mendistribusikan sebanyak 1.000 kalender musim tanam dan musim panen pala Tahun 2026 yang dilengkapi dengan Rencana Aksi Daerah (RAD) Program Strategis Pala Unggul.

Kepala Dinas Perkebunan Widhi Asmoro Jati mendistribusikan sebanyak 1.000 kalender musim tanam dan musim panen pala Tahun 2026 yang dilengkapi dengan Rencana Aksi Daerah (RAD) Program Strategis Pala Unggul.

papuabarat.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan mulai mendistribusikan sebanyak 1.000 kalender musim tanam dan musim panen pala Tahun 2026 yang dilengkapi dengan Rencana Aksi Daerah (RAD) Program Strategis Pala Unggul.

Langkah ini menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan Fakfak Membara 2025–2029 sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan Edaran Bupati Fakfak tentang penertiban tata kelola panen dan mutu pala.

Kalender tersebut dipasang dan dibagikan di berbagai titik strategis, seperti tempat pengepul pala, kios dan toko, kantor pelayanan, serta kepada para pekebun pala di distrik dan kampung sentra produksi. Distribusi ini ditujukan sebagai sarana sosialisasi, edukasi, dan publikasi agar pelaku usaha dan petani memiliki pedoman yang sama terkait waktu tanam dan panen yang ideal.

Baca Juga :  Kolaborasi Disbun Fakfak dan BPP Perkuat SDM Pekebun serta Dorong Hilirisasi Pala

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menjelaskan bahwa kalender ini tidak sekadar penanda waktu, tetapi menjadi alat kendali produksi pala berbasis kalender musim.

“Melalui kalender ini, pekebun dapat mengetahui periode tanam dan panen yang dianjurkan. Ini penting untuk menjaga mutu, mencegah panen terlalu muda, serta menghindari panen yang tidak serempak,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelarasan waktu panen juga berpengaruh langsung terhadap stabilitas harga dan kualitas produk pala Tomandin Fakfak di tingkat pasar. Dengan mutu yang terjaga, posisi tawar petani diharapkan semakin kuat dan daya saing komoditas unggulan daerah meningkat.

Distribusi kalender ini sekaligus menjadi instrumen pendukung kebijakan Bupati Fakfak dalam menertibkan praktik panen yang tidak sesuai standar. Pemerintah daerah menilai, tanpa pengaturan waktu panen yang disiplin, kualitas pala akan menurun dan dapat merusak reputasi pala Fakfak di pasar nasional maupun ekspor.

Baca Juga :  Disbun Fakfak bersama BMKG perkuat pekebun pala Tomandin dengan strategi adaptasi perubahan iklim untuk menjaga produktivitas

Selain berfungsi sebagai panduan teknis bagi pekebun dan pelaku usaha, kalender musim tanam dan panen ini juga dimanfaatkan sebagai alat sinkronisasi program lintas sektor, baik di tingkat distrik, kampung, maupun antar perangkat daerah.

“Kami ingin seluruh pemangku kepentingan bergerak dengan ritme yang sama. Kalender ini menjadi pengikat antara kebijakan, pendampingan lapangan, hingga program penguatan pascapanen,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap, melalui penggunaan kalender ini secara konsisten, pengembangan Pala Unggul Fakfak dapat berlangsung lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak sebagai identitas dan kebanggaan daerah. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papuabarat.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi
Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni
Ratusan Warga Adat Bubarkan Sosialisasi Perusahaan Sawit di Sorong Selatan
6 Gubernur Tanah Papua Deklarasi Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan
Ratusan Ikan Ditemukan Mati di Sungai Klafdalim–Klasoh, Warga Moi Sigin Desak Pemerintah Periksa Sungai

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WIT

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:08 WIT

Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:08 WIT

Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:50 WIT

bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Berita Terbaru